Oleh: Ust. Fakhry Emil Habib, Lc., Dipl. (Wakil Presiden PPMI MESIR 2017-2018)

Sebagian kita masih sempat mengecek facebook dan instagram (bahkan bermain game) di musim ujian. Lalu mengapa talaqqi, tahsintahfiz dan kegiatan positifnya malah menjadi korban? 

Memang, saat ini saya tidak lagi dibebankan dengan ujian, hanya fokus menyusun tesis serta mengawal PPMI Mesir hingga LPJ bulan Juni nanti. Tetapi tahun lalu, saat menjalani ujian tamhidi S2 al-Azhar yang terkenal angker, saya masih menyempatkan diri untuk menghadiri majlis al-Habib Ahmad al-Maqdi. Dan itu pulalah yang dilakukan adik-adik dan sahabat saya di majlis ini, majlis Syekh Musthafa Abu Hamzah. 

Bagaimana bisa? Tidakkah kawan-kawan ini takut ujian mereka gagal? Mengapa mereka masih semangat hadir? Mungkin jawabannya adalah satu : mereka tahu skala prioritas. Bahwa ulama hanya akan dapat terlahir dari majlis-majlis nonformal seperti ini, bukan murni bangku universitas. 

Tentu saja ada perasaan waswas. Namun satu hal yang perlu diperhatikan : jangan salahkan talaqi jika ujianmu gagal. Banyak contoh kawan-kawan yang masih mendapatkan nilai memuaskan meskipun mereka sibuk dengan kegiatan positif lainnya di kala ujian.

Terakhir, jika rasa malas mulai hinggap, belajarlah kesabaran dan ketekunan dari guru kami ini, Syekh Mustafa Abu Hamzah.

Beliau aslinya perawat, sempat juga masuk militer. Gigih mengaji dan menimba ilmu walaupun beliau tahu bahwa ilmu agama yang beliau tuntut tidak akan menjanjikan karir gemilang. Beliau tidak memiliki embel-embel ‘Lc.’ di belakang nama, namun keilmuan beliau yang dalam bahkan membuat Darul Ifta menjadikan beliau salah satu tim fatwa.

Satu lagi, jadwal mengajar beliau tetap padat, meskipun jarak rumah beliau ke tempat mengajar cukup jauh, sekitar dua jam perjalanan (dan itu TIDAK KAMI BAYAR SEPESERPUN ALIAS GRATIS) . Belum lagi kewajiban beliau untuk menafkahi keluarga dengan anak sepasang. Lalu apa lagi alasan kita untuk bermalas-malasan, padahal di pundak kita ada amanah berat dari masyarakat di kampung halaman?

Ya Allah berkahilah ilmu kami, ilmu guru-guru kami serta guru-guru mereka.

Semoga Allah selalu menuntun kita untuk jadi lebih baik.. (^_^)

2 May 2018

Sumber: FB