Rapat FORSEMA

Tumbuhkan Mileniu dan Kesadaran Belajar Masisir

egyptstudentinformation.com | Ketua senat mahasiswa Indonesia Al-Azhar bersama dengan PPMI dan jajaran staf ilmuazhary.com mengadakan rapat pertama FORSEMA (Forum Senat Mahasiswa) pada (13/11) di Head Office PPMI, Madinah Nasr guna penyampaian aspirasi dari setiap kekeluargaan yang disampaikan pada Safari Nusantara yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“PPMI kali ini akan lebih banyak mendengar dan menyerap setiap aspirasi, khususnya bagian pendidikan, mengingat PPMI sendiri sangat bercabang, jadi pasti beberapa hal seringkali terlewati, jadi kami menaruh harapan dengan FORSEMA ini dan gerakan-gerakan yang berfokus pada bidang pendidikan lainnya dapat menumbuhkan mileniu dan kesadaran belajar masisir.” ungkap, Nasruddin Babas dalam sesi pembuka.

Nasruddin Babas, Wakil Presiden PPMI

Beberapa masalah yang disampaikan dari hasil Safari Nusantara oleh FORSEMA antara lain; banyaknya mahasiswa yang belum terdata di senat fakultas, dikarenakan banyak nya mahasiswa yang melakukan tahwil; mendata materi-materi kuliah yang seringkali membuat mahasiswa terjungkal; mengadakan taqwiyah dan tryout jelang ujian termin di kekeluargaan bersama senat fakultas; telatnya mahasiswa baru lulus Markaz Lughah yang berimbas telatnya mahasiswa; indeks tingkat kenaikan mahasiswa; dan penggunaan bahasa Arab di pamflet dan kegiatan masisir.

Ketua Senat Mahasiswa Indonesia Fakultas Dirasah Islamiyyah, Zaini Haqi, mengatakan, memang masisir ini, jika dikatakan mengkhawatirkan juga tidak, mengingat tingkat ke-najah-an mahasiswa Indonesia sendiri diatas 70 persen tapi bagaimana jika kita juga memperhatikan 30 persen tersebut, jadi bukan hanya yang mutafawwiqin saja yang kita berikan perhatian khusus, harusnya kita harus lebih bisa mengajak kawan-kawan yang belum mendapatkan hasil yang terbaik ini.

Selain membahas persoalan mahasiswa, acara ini juga dihadiri oleh ketua ORMABA yang menyampaikan kegiatan apa saja yang akan dilakukan setibanya mahasiswa nanti, juga beberapa perubahan sistem ORMABA mengingat ada nya perubahan kedatangan mahasiswa baru, yaitu pertama yang melalui PUSIBA dan yang lain melalui jalur Kemenag seperti biasanya.
Hasil dari rapat FORSEMA ini nantinya akan dikaji ulang dan diharapkannya dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan belajar mahasiswa Indonesia Al-Azhar.

Penjabaran ilmuazhary.com bersama Akhmad Yani, Founder ESI

ilmuazhary.com
Gagasan baru dari egyptstudentinformation.com, yaitu sebuah “kampus online” yang mana berisikan pembelajaran materi kuliah ataupun talaqqi, yang berbentuk podcast audio dan video, yang dapat diakses oleh seluruh masisir, juga mahasiswa Indonesia yang ingin mengetahui pembelajaran di Al-Azhar secara gratis. Nantinya, ilmuazhary.com bekerja sama dengan seluruh senat mahasiswa Indonesia dalam pengadaan dan pengembangan media ini. Diharapkannya media ini, dapat membantu mahasiswa yang belum sempat menghadiri perkuliahan, juga mengisi kekosongan ketika sedang berada dalam perjalanan.