Oleh: Ust. Farhad Basyaiban

Tangga-tangga kesuksesan hakiki yang diajarkan Al-Quran adalah bagaimana membuat Allah SWT “Jatuh Cinta” dan meridhai kita. Salah satu tangga mencapai ridha dan cinta Ilahi adalah dengan menunaikan segala perintah-Nya.

Menuntut ilmu adalah salah satu perintah Allah SWT yang termaktub dalam Al-Quran dan sabda Nabi Muhammad SAW. Dengan ilmu yang dimiliki (apa pun jenis ilmunya), seseorang akan semakin memahami keagungan Allah SWT, dan ia juga akan semakin sadar, bahwa dirinya hanyalah bagian terkecil dari dahsyatnya ciptaan Allah SWT. Dengan rasa ini, orang yang berilmu akan sangat dekat kepada Sang Pencipta.

Ketika seorang anak muda Indonesia memutuskan menuntut ilmu di Al-Azhar, maka ia telah mewakafkan dirinya sebagai orang yang akan mendalami ilmu-ilmu keislaman.

Ia sudah mengikrarkan, bahwa ia siap mengemban amanah ilmu dan siap menghadapi berbagai kesulitan yang pasti akan dialami. Jika ia telah sukses menjadi Azhari (Mahasiswa Al-Azhar) yang ditandai dengan kedalaman ilmu yang dimilikinya, ia akan segera pulang dan menyebarkan risalah islam dalam rangka membangun dan memperbaiki kehidupan di tanah air. Ia akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Itulah sukses bagi seorang Azhari, lahir-batinnya dihiasi perangai kedalaman ilmu Islam, akhlak terpuji, dan perjuangan membina masyarakat tanpa pamrih. Di sisi lain, ia dapat memenuhi ketentuan akademik untuk meraih gelar akademik sebagaimana ketentuan Al-Azhar dan lulus tepat waktu.

Berikut adalah beberapa tangga kesuksesan yang perlu ditempuh mahasiswa Al-Azhar supaya sukses menjadi seorang Azhari hakiki dapat terwujud.

1. Bijak Menata dan Memilih Aktivitas Keseharian.

Di antara beberapa pilihan aktivitas yang biasanya dihadapi sebagian besar mahasiswa Indonesia adalah :

a. Aktif dalam perkuliahan yang diselenggarakan kampus sesuai jadwal mata kuliah.

b. Aktif dalam memperluas jaringan dengan memperbanyak pertemanan dengan mengikuti aktivitas dan klub-klub dengan mahasiswa-mahasiswa lintas negara yang menuntut ilmu di Al-Azhar.

c. Aktif berdiskusi dan berlatih bahasa asing, terutama bahasa Arab, Inggris dan Prancis.

d. Aktif mengikuti bimbingan belajar di luar kampus.

e. Aktif di organisasi kemahasiswaan, Senat, parlemen Mahasiswa Asing Al-Azhar dan sebagainya.

f. Aktif dalam bekerja.

g. Aktif pada kegiatan-kegiatan kesenian dan penampilan.

Dengan kata lain, di luar kepentingan studi dan akademik yang berlangsung di kampus, tidak sedikit mahasiswa yang menyibukkan diri dalam berbagai aktivitas alternatif yang tersedia dan tersebar di Mesir.

2. Memperkuat Kemampuan Bahasa Arab.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan mahasiswa Indonesia agar dapat menguasai bahasa Arab secara maksimal.

•Kelas Persiapan Bahasa Arab.

•Memperbanyak Pertemanan Dengan Mahasiswa Internasional.

•Berlatih Menulis dalam Bahasa Asing.

Pada intinya, jangan sampai kita nantinya terlepas dari kegiatan yang ada sangkut pautnya dengan pengunaan bahasa Arab.

3. Bimbingan Belajar.

4. Mengikuti Kegiatan Ekstrakulikuler.

Di antara kegiatan ekstrakulikuler yang terdapat di luar kampus ialah kegiatan Talaqqi. Talaqqi adalah sistem pendidikan informal Al-Azhar yang diberikan secara intensif di Masjid Al-Azhar atau di beberapa rumah yang sudah diwakafkan oleh pihak-pihak tertentu.

Beberapa materi yang diajarkan dalam kegiatan Talaqqi yaitu : Tauhid, Tafsir, Ilmu Qira’ah, ‘Ulumul Quran, Hadist dan Ilmu Hadist, Fiqh, ushul Fiqh Akhlaq, Tasawwuf, Tahfizh Quran, Sejarah, Mantiq dan sebagainya.

Baca juga: Untukmu Calon Azhary

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan semoga dapat menjadi pelecut semangat kita bersama agar selalu optimis dan tetap istiqamah dalam doa maupun usaha, Aamiin

Leave a Reply