Egyptstudentinformation.com, Kairo – Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir wacanakan pindah tempat tinggal pengurus dari Wisma Nusantara saat bahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO) PPMI Mesir (2/8) di Aula Limass, Hay Asyir, Madinat Nasr. Hal ini disebabkan kebutuhan Dewan Pengurus (DP) yang tinggal di Wisma Nusantara melebihi batas yang ditetapkan oleh pengurus Wisma Nusantara.
Direkur Wisma Nusantara, Robi menyatakan bahwa batas pengurus yang tinggal di sekretariat adalah enam orang. Hal ini memberatkan pihak PPMI karena jumlah tersebut sangat kecil ditinjau dari jumlah standar yang dibutuhkan.
Arief Mughni, Presiden PPMI Mesir menyampaikan bahwasannya wacana perpindahan ini belum dibahas di sidang-sidang sebelumnya karena pihak Wisma sendiri baru menyampaikan perihal ini siang tadi (2/8).
“Kita siap untuk pindah, tapi keputusan kita kembalikan ke Masisir,” tegas Arief.
Di akhir sidang, diputuskan bahwasannya PPMI Mesir akan membuka dialog dengan pihak Wisma Nusantara untuk memberi waktu demi mencari solusi yang matang. Anggaran sewa tempat tinggal di luar Wisma juga disepakati forum dengan total anggaran 13.500 Pound Mesir untuk satu termin.
Sedangkan M. Rayhan sebagai Pimpinan MPA PPMI Mesir memberikan tanggapan terkait pembahasan pindah tempat tinggal harusnya dibahas di luar Sidang Pleno II ini, karena sidang ini fokus di bujet saja.

Reporter: Prima Rahmadi
Editor: Zaenal Mustofa