Oleh : Ibnu Fajar

SEMA FDI mengadakan rihlah kuliah bersama kawan-kawan Dirosat angkatan baru. Rihlah ini diadakan Senin, 23 September 2019 di lingkungan kuliah Dirosat Islamiyah wa Arobiyah di Hayy Sadis dengan dibimbing langsung oleh ketua SEMA FDI, Dhiya Ulhaq AtsTsaury. Acara ini diikuti belasan kawan-kawan Dirosat.

       Acara dimulai dari kantin Dirosat, menuju gedung kelas Dirosat untuk melihat kelas-kelas pembelajaran Dirosat. Ada beberapa kelas atau qo’ah disana yang digunakan belajar sesuai tingkatannya. Di setiap lantai ada 2 sampai 4 qo’ah serta mushola ada 2 di masing sisi-sisi lantai gedung. Kelas-kelas ini dibagi per tingkat dan berdasar mazhab fiqh yg dianut. Kelas untuk kawan-kawan tingkat satu yang bermazhab Syafi’i berada di lantai 3 gedung A, yaitu qoah Imam Nawawi dan Imam Ibnu Hajar. Qoah ini seperti aula, yang ada panggung tempat guru mengajar, kemudian papan tulis putih, dan juga bangku Belanda (kursi dan meja jadi satu dan memanjang) tempat para mahasiswa. Ada pula tempat untuk absen mahasiswa yang hadir.

    Kemudian perjalanan berlanjut menuju tempat pembelian Buku Muqorror setiap tingkatan yang terletak di lantai 3 gedung B. Setelah pengenalan kelas-kelas kuliah, perjalanan mulai berlanjut ke pengarahan tempat-tempat yang akan dihadapi ketika ijroat yang dimulai pengarahan dan pengenalan pada tempat atau loket pembayaran ijroat atau pendaftaran yang terletak di lantai 1 gedung B.

Setelah itu kita beranjak ke gedung Idaroh kuliah. Di bawah, tepat di sebelah kantin Dirosat adalah tempat syubbak (jendela) syu’un idaroh, baik untuk tingkat 1 hingga 4 serta ada syubbak khusus alumni. Dan syubbak bagi orang Mesir dan wafidin dibedakan. Terlihat di baliknya para pegawai yang bekerja merapikan data serta berkas-berkas berlapis kertas coklat bertumpuk-tumpuk dimana-mana. Adapun persyaratan berkas untuk pendaftaran tahun ajaran baru memang masih belum ditempel, tapi ada contoh prasyaratan untuk tahun sebelumnya yang bisa jadi rujukan.

Setelah selesai, kita sempatkan diri berfoto di depan gedung Idaroh.

Setelah itu kita menuju maktab tansik yang berada dekat dengan Kuliah Thib tepatnya di lantai 2 untuk kepengurusan Mahasiswa Wafidin atau Mahasiswa utusan dari selain Mesir. Dalam perjalanan, kita melewati gedung perpustakaan Fakultas Dirosat Islamiyah yang ada di sebelah gedung Idaroh, yang ada plang kuliah Dirosat Islamiyah wa Arabiyah dan juga menyeberangi taman di depan idaroh Wafidin. Di maktab tansik ini, kita bisa mengecek ke fakultas mana berkas-berkas kita dari MarkazLughah disetorkan, dengan mengajukan ishol najah dari Markaz Lughah.

Perjalanan dilanjutkan menuju Kuliah Thibb, tempat untuk tahlil dam atau pengecekan darah. Kabarnya, untuk calon mahasiswa Dirosat, bisa melakukan tahlil dam di Kuliah Thib dan kuliah Shaidalah, walau yg terakhir masih diragukan kepastian berlakunya saat pemberkasan. Kuliah Thibb ini ada di seberang gedung Idaroh Wafidin, dekat gerbang masuk kuliah. Untuk gedung pengecekan tahlil dam letaknya di sebelah kanan jalan dari arah Idaroh Wafidin.

Dan setelah kunjungan singkat ke sana, sambil melihat-lihat situasi, maka rihlah kuliah pun selesai

Semoga dengan mengenal tempat-tempat di area fakultas Dirosat dapat membantu kawan-kawan dalam kuliahnya, dan semakin semangat lagi dalam belajar sehingga bis najah bersama. Kuy kuliah !!!

Sumber: Website Senat FDI