Kedatangan mahasiswa/i baru Azhar tahun ini bertepatan dengan diadakannya ujian Termin I Al-Azhar. Karenanya, beberapa kegiatan belajar mengajar seperti talaqqi dengan Masayikh Al-Azhar ditangguhkan untuk beberapa waktu sampai selesainya masa ujian. Untuk mengisi kekosongan waktu ini, PPMI bekerjasama dengan Sahah Indonesia mengadakan kegiatan perkenalan seputar Al-Azhar atau Daurah Keazharan. Daurah yang dilaksanakan selama tujuh kali ini telah dimulai dari hari Kamis (20/12) di Masjid Sholih Ja’fari hingga hari Sabtu (2/2) di Masjid Azhar, dengan tujuan mengenalkan kepada seluruh mahasiwa/i baru seputar keazharan. “Antusias para peserta dalam daurah inipun perlu diacungi jempol melihat jumlah peserta yang mencapai sekitar 1300 mahasiswa/i.” Ujar Wakil Presiden PPMI, M. Al Chudori.

Daurah yang berlangsung selama tujuh kali ini mengangkat berbagai tema-tema menarik dengan para Masayikh di tiap bidangnya, diantaranya jilid pertama mengangkat tema At-Thuruq Al-Manhajiyah yang diisi langsung oleh penulis buku tersebut, yaitu Maulana Syekh Musthofa Ridha Azhary, daurah jilid kedua mengangkat tema Rihlatu Arwaqi Al-Jami’ Al-Azhar yang diisi oleh Maulana Syekh Dr. Muhammad Muhanna, Maulana Syekh Muhammad Zagalul, serta Dr. Sa’id, daurah jilid ketiga mengangkat tema tentang Mengenal Ruwaq-Ruwaq Masjid Al-Azhar serta Grand Syekh dari masa ke masa.

Daurah jilid keempat dilaksanakan pada hari Sabtu, (12/01) bertempat di Masjid Azhar. Daurah diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ayman Al-Hajjar, dalam kesempatan ini beliau menyampaikan, “Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan untuk menjadi orang yang mahir sekaligus mumpuni dalam suatu bidang ilmu; Pertama, mempelajari Ilmu Mustholah atau Ilmu Alat dari setiap bidang yang ingin kita selami. Kedua, mempraktekkan Ilmu Mustholah atau Ilmu Alat yang sudah kita pelajari sebelumnya. Ketiga, membaca sejarah dari bidang ilmu yang ingin kita pelajari, dan terakhir yaitu membaca sekaligus mempelajari permasalahan-permasalahan kontemporer yang ada pada saat ini dengan menerapkan ilmu-ilmu dari kitab turats terhadap wajah yang sesuai dengan saat ini.” Daurah dilanjutkan oleh Maulana Syekh Dr. Fathi Hijazi dengan tema Khoritotu Dirosah ‘Ilmu Nahwu. Dalam penjelasannya beliau menyampaikan, “Bahasa Arab memiliki 3 kemuliaan yaitu, sebagai Kalam Allah (Al-Qur’an), Kalam Rasul (Hadist), dan Kalam Ulama’ (fatwa-fatwa para ulama). Dalam kaidah Bahasa Arab sendiri, kalimat terdiri dari tiga unsur, yakni Ism, Fi’il, Harf sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya Allah itu Witir (ganjil) dan menyukai yang witir (ganjil)” (HR. Bukhori dan Muslim)” terang beliau.

Dalam kesempatan ini, tim ESI, merekam momen suasana belajar dan kalam-kalam hikmah Masayikh, yang nantinya akan disebarluaskan ke masisir agar mahasiswa/i yang saat ini sedang sibuk belajar, dapat mengambil ilmu yang disampaikan.

Juga beberapa pendapat tentang Daurah Keazharan, diantaranya Al-Ustadz Zia Ul Haq, Lc. selaku Pembimbing, menegaskan, “Daurah Keazharan merupakan acara perdana bernilai positif bagi calon mahasiswa/i Indonesia untuk menimba ilmu langsung dari para Masayikh kibar al-Azhar. Pengenalan secara umum mulai dari ilmu agama terpaparkan, seperti mabadi ‘ulum syari’ah dan khoritotu al-‘ulum syari’ah, yaitu tentang bagaimana cara memetakan ilmu dari setiap tingkatan. Hakikat tiga tujuan keilmuan Al-Azhar ialah; Menjadi alim (orang yang berilmu), Menyampaikan (dengan berdakwah dan menjadi da’i), Tazkiyatun nafs (menjadi auliya yang bersih hatinya, lembut sifatnya, dan tawasuth dalam aqidah)”, Pendapat lain dari salah satu peserta daurah, Tri Wi Farma “Daurah Keazharan merupakan salah satu acara yang bagus bagi para calon mahasiswa/i Al-Azhar khususnya. Karena belajar di Al-Azhar memerlukan metode dan tahapan khusus yang terangkum dalam Turuq Manhajiyah. Waktu pelaksanaan acara yang sesuai dengan hari libur para calon mahasiswa/i dalam Daur al-Lughoh menambah antusias para peserta untuk mengikutinya.”
Acara yang berlangsung sekitar tiga jam ini ditutup dengan pengarahan pengisian formulir pendaftaran Daurah Ruwaq Azhar bersama pembimbing Daurah Keazharan Ustadz Zia Ul Haq, Lc. Dari acara ini, diharapkan para mahasiwa/i Al-Azhar, dapat memetakan setiap langkah dalam menuntut ilmu dengan berpegang teguh terhadap Madzhab Azhary.

Oleh: Azimatul Mufidah