Sambutan Ketua Umum GP Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas, dalam Diklat Terpadu Dasar PC GP Ansor Mesir, Kairo, Rabu (17/72019)

Egypstudentinformation.com, Kairo – Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas hadir dan menyampaikan harapan kepada para kader Nahdlatul Ulama (NU) di Mesir untuk membangun dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus membuka kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Mesir. Acara dilaksanakan selama dua hari (17-18/7) di Aula Markaz Syekh Zayid, Distrik 6, Madinat Nasr. Diikuti sekitar 285 pemuda Nahdliyin sebagai angkatan pertamanya.

“Kita tidak perlu diingatkan melalui tulisan, karena dari lambang Nahdlatul Ulama sendiri sudah menunjukan kecintaan kita kepada NKRI yang menunjukkan hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Lambang tersebut, menunjukkan bahwa tidak ada alasan bagi kader-kader NU untuk tidak mempertahankan kedaulatan negeri ini. Tidak ada alasan untuk tidak mengusir apa-apa yang mengganggu utuhnya negeri ini,” tegas Ketum GP Ansor ketika memberikan sambutan.

H. Yaqut Cholil Qaumas juga menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama di Indonesia adalah sesuatu yang suci dan dalam menjaga rumah ibadah agama lain, sama halnya dengan menjaga Indonesia. Selain itu, beliau berpesan, “Saya juga ingin mengingatkan, alasan kita ber-Ansor ini tak lepas dari kecintaan kita kepada Nahdlatul Ulama yang mencerminkan kecintaan kepada kiai-kiai kita dan juga kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Diklat ini juga dihadiri jajaran petinggi GP Ansor, diantaranya H. Alfi Isnaeni (Kasarkomas Banser), H. M. Luthfi Tomafi (Ketua Ansor Bidang Agama), Abdul Rahman (Sekjend GP Ansor), H. Aunillah A’la Habib (Wasekjend GP Ansor) dan Hasanuddin Ali (Founder dan CEO Alvara Research Center) yang turut memberikan materi tentang ke-Nahdlatul Ulama-an dalam DTD ini.

M. Fajrul Falah Affandi, selaku ketua DTD PC GP Ansor Mesir mengungkapkan harapannya untuk Masisir secara umum dan kader GP Ansor khususnya Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

“Mari kita kembali meneguhkan kebangsaan, bersama Ansor menjawab tantangan global. Mengingat sering terjadinya konflik, walaupun masih dalam satu negara dan bangsa juga agama. Mari kita mempersatukan kembali NKRI, waktunya kita kembali sadar dan membangun kembali bangsa ini.”

Diklat ini diadakan untuk semua kalangan, baik yang baru mau mengenal Nahdhatul Ulama, maupun kader-kader aktivis yang sudah teruji militansinya, dipersilahkan untuk bergabung setelah melalui proses interview.

Reporter: Ambang Fajar Bagaskara
Miqdad Al-Ghiffari
Editor: Zaenal Mustofa