“القرارات الدراسية الجديدة بجامعة الأزهر الشريف المخصصة بالطلبة الوافدين”

1. Yang murossyah kenapa cuma 3 bulan? Sedang ngurusnya saja dua bulan baru jadi, kita ngurus jawazat lagi. Jawaban Rektor: sayangnya itu bukan wewenang kami, tapi itu qonun daulah.

2. Sekarang wafidin bisa masuk ke kuliyatul ulum yang khusus wafidin, tidak hanya khusus Malaysia.

3. Banyak banat yang ingin masuk s2 azhar tpi mereka kabur sbb takut sulit dan lamanya masa dirosat. Adakah keringanan? Jawaban kalau ia percaya diri niscaya ia tidak akan kabur. Haha

4. Jami’ah akan menayangkan natijah tiap fashl/term, jadi setahun dua kali. Demi memperbaiki nilai mereka.

5. Pertemuan ini gradual dan per negara. Biar kita tahu keluhan masing-masing, sbb masing-masing negara pasti punya keluhan yang berbeda dengan yang lain.

6. Ujian di bulan Ramadan itu qonun daulah, bukan hanya azhar, tapi se mesir. Bahkan anak-anak sma ujian dari Ramadhan sampai lepas ied.

Tambahan jawaban untuk pertanyaan, kenapa ujian Al Azhar dilaksanakan pada bulan Ramadhan?

Pada dasarnya peraturan akademik Mesir mewajibkan 14 minggu masa belajar untuk satu fashl diraasi. Jika ujian dimajukan mnjd sblm Ramadhan, sama saja dengan melanggar peraturan

Tambahan jawaban dari pertanyaan, memohon keringanan bagi tingkat keempat atas qoror yg terlambat diketahui para wafidin, bahwasanya rosib yg awalnya diperbolehkan 3 kali, mnjd 2 saja.

Awalnya mahasiswa mesir diizinkan rosib 2 kali sdgkan wafidin 3 kali. Tapi kali ini tidak. Banyak yg sdh salah niat, hanya memanfaatkan iqamah untuk bekerja. Peraturan sama rata antara mesir dan wafidin, dua kali saja. Karena wafidin sudah dibekali kelas persiapan bahasa (daurah lughah). Jadi tak ada alasan rosib untuk yg kesekian kali.

7. Saya menyaksikan kalian sangat memikirkan kerosiban dan sistem tapi tidak serius memikirkan kelulusan. Dengan ghaib atau tidak rajin masuk muhadharah.

-ini saat menanyakan terkait jumlah rosib tiap firqah.

8. Kenapa pada risau dengan qoror pembatasan tahun dirosi? Masak ada yang lulus s1 12 tahun, apa yg diharapkan kebaikan dari pelajar seperti ini?

Juga yang dirosat ulya, itu menunjukkan bahwa banyak yang mengejar iqomah saja dan tidak untuk dirosah.

Terkait jumlah mahasiswa yang semakin membludak setiap tahunnya, maka pihak universitas melalui Madinah Bu’uts in syaa Allah akan menyediakan 4 gedung asrama khusus bagi pelajar Indonesia yg ingin tinggal di asrama Bu’uts.

Kalau ada yang kurang, silahkan tambahkan melalui komentar di bawah ini