Golongan Hamba yang Sedikit

Oleh: Hasyim Asy’ari
(Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir)

Konon, suatu ketika, Sayyidina Umar Ra., pernah menjumpai seorang lelaki yang berdoa, “Allahumma ij’alnî min ‘ibâdika al-qalîl (Ya, Allah! Jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang sedikit!)” yang diulangnya hingga tiga kali.

Sayyidina Umar heran dan bertanya, “Kenapa kamu berdoa demikian?”

Lelaki itu menjawab, “Karena sesungguhnya Allah telah berfirman, ‘Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.’ Dan aku senang sekali apabila aku menjadi bagian dari golongan hamba-Nya yang sedikit itu.

Lalu Sayyidina Umar pun menangis dan berkata, “Semua orang ternyata lebih pandai dari pada kamu, Umar,” kemudian ia pun ikut berdoa, “Allahumma ij’alnî min ‘ibâdika al-qalîl (Ya, Allah! Jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang sedikit!)”

Sungguh kisah di atas begitu menarik. Betapa tidak?! Karena jika kita mau mentadabburi Al-Qur’an, ternyata kita akan menemukan “golongan yang sedikit” itu berada dalam kebaikan.

Seperti orang-orang yang beriman (QS. Al-Baqarah: 88), yang tetap teguh memegang janjinya (QS. Al-Baqarah: 246), yang kuat imannya (QS. An-Nisa’: 83), yang tidak berkhianat (QS. Al-Maidah: 13), yang setia kepada nabinya (QS. Hud: 40), yang mau bersyukur (QS. Saba’: 13) dan lain sebagainya.

Begitupula sebaliknya.

Jika kita mau mentadabburi Al-Qur’an, maka kita akan menemukan “golongan yang banyak” atau sebagian besar manusia itu malah berada dalam keburukan.

Seperti orang-orang yang fasik (QS. Ali-Imran: 110), tidak mengetahui arti kebenaran (QS. Al-An’am: 111), tidak mau bersyukur (QS. Yunus: 60), tidak beriman bahkan mempersekutukan-Nya (QS. Yusuf: 106), ingkar kepada Tuhannya (QS. An-Nahl: 83), membenci kebenaran (QS. Al-Mukminun: 70), pendusta (QS. Asy-Syu’ara: 223), berpaling dari Al-Qur’an (QS. Fusshilat: 4) dan lain sebagainya.

Sehingga sangat wajar, jika lelaki tersebut-begitupula Sayyidina Umar-memohon agar kiranya mereka berdua dimasukkan golongan hamba-hamba-Nya yang sedikit itu.

Semoga kita semua juga digolongkan-Nya menjadi hamba-hamba-Nya yang sedikit.

اللهم اجعلنا من عبادك القليل

“Ya, Allah! Jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang sedikit!” Amin….