Egyptstudentinformation.com, Kairo – Seminar Mengupas Dunia Perkuliahan diselenggarakan atas kerjasama Tazkeeya dan Senat Mahasiswa Fakultas Syariah Islamiyah (SEMA-FSI) (21/9) di Aula Griya Jawa Tengah, Hay Asyir. Acara ini dipandu oleh Ridha Humaidi sebagai moderator, dan pemateri Khalilurrohman, Lc, Dipl.

Tujuan diadakannya seminar ini untuk menyongsong bidang akademis mahasiswa baru Al-Azhar serta ingin menjadikan angkatan Tazkeeya mengenal lebih dalam ilmu dari Al-Azhar secara intelektual maupun akademis.

Khalilurrohman menyampaikan alasannya memilih fakultas Syariah Islamiyah. Ia juga menyampaikan kelebihan fakultas Syariah Islamiyah yaitu sebagai satu-satunya fakultas yang mempelajari fikih secara bermazhab, yang tidak dipelajari di fakultas-fakultas lainnya. “Ilmu yang paling penting adalah ilmu yang banyak kebutuhannya yaitu ilmu fikih,” ujarnya.

Khalilurrohman pun mengingatkan bahwa nanti di perkuliahan akan banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, di antaranya: lemahnya bahasa Arab, ilmu yang dipelajari adalah tingkatan ilmu-ilmu muntahi, dan dirosah nashiyah yang membutuhkan waktu ekstra untuk bisa memahaminya.

“Kita sebagai mahasiswa tidak boleh manja, ilmu itu didapatkan dengan susah payah bukan saat tidak paham lalu menyerah kemudian kalah, karena itu Al-Azhar butuh orang yang kuat, bukan orang yang lemah,” ungkap alumni S1 Syariah Islamiyah ini.

“Kita adalah agen perubahan. Karena masa depan Indonesia ke depan berada di tangan para pemuda,” ujar Ridha Humaidi saat pembukaan acara.

Reporter: Siti Nur Hasanah
Editor: Zaenal Mustofa