Gamajatim kini kembali gebrak peduli literasi, dimana diramaikan oleh kru Pena Airlangga. Dengan dinahkodai DP penerbitan dan pustaka, acara ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Sistematika acara yang tersusun rapi, mulai pelatihan menulis di rumah budaya Akar pada tanggal 8 Maret 2019 oleh mas Umar Abdullah, Lc -pembimbing kelas sastra Akar- juga 9 Maret 2019 di rumah rakyat Gamajatim oleh mas Mundir Ikhsan, Lc. Dipl -pimred kintaka tahun 2017-2018, penerjemah Keira Publishing, Jakarta-.

Dimentori mas Umar Abdullah, Lc pada hari pertama, kru Pena Airlangga dibawa menyelami ilmu sastra dengan jeli dan luas. Adapaun pembahasan yang dikupas di dalamnya terfokus dari sisi sastra baik segi sejarah, macam-macam tujuan dan karya tulis sastra serta pengaruh aliran-aliran sastra dari barat sampai timur -terutama Mesir dan negara Arab-. Meski dapat dibilang belajar secara otodidak -melalui kiprah hidupnya selama di Mesir- pengetahuan dalam bidang sastranya telah melebihi mereka, yang layaknya belajar ilmu sastra dalam pendidikan di bawah lembaga formal.

Kegiatan kepelatihan kedua berupa kelas esai dan opini, yang dibimbing langsung oleh mas Mundir. Karena dapat dibilang telah lama dalam bergelut di bidang opini dan essai, mas Mundir dapat mengarahkan kru Pena Airlangga dengan susasana santai. Beliau menekankan bahwasannya menulis essai atau opini pasti membutuhkan wawasan yang luas dan cara untuk berfikir yang kritis. Pemaparan dari bagaimana cara membentuk dan mematangkan argumen, hingga pengaturan alur dan tempo penulisan essai dan opini yang baik, rupanya kru Pena Airlangga menikmati hingga tahap selesai.

Salah satu kru Pena Airlangga mengaku, bahwa kegiatan ini dapat membentuk dasar-dasar kepenulisan warga Gamajatim, khususnya pendobrak inspirasi untuk terus berkarya -menulis-. Tidak semua orang peduli dengan dunia literasi, namun adanya pergerakan kru Pena Airlangga inilah menjadi bukti nyata bahwa literasi warga Gamajatim tetaplah hidup. Harapan kedepannya semoga dengan wadah yang ada saat ini,  dapat terus berjalan dengan istiqomah. Menjadi bentuk pembelajaran serta media dakwah , terkhusus di masisir umumnya.

Tak luput dari itu semua, momen ini diadakan sebagai bentuk upaya meningkatkan ukhwah kru Pena Airlangga antara satu sama lain. Pun,  mengenal senior Gamajatim yang berkualitas, dan mengorek ilmu dari mereka.  Setelah berlangsung dari siang hingga matahari akan larut, akhirnya acara ini ditutup dengan sesi perfotoan, pemberian sertifikat kepada setiap mentor pelatihan kepenulisan dan pembacaan doa.

Rep: Nun

Red: Nafisah

The post Dobrak Semangat Berkarya; Pena Airlangga Adakan Kupas Literasi appeared first on GAMAJATIM Mesir.

Leave a Reply