Egyptstudentinformation.com, Kairo – Badan Perwakilan Anggota (BPA) Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir menyediakan Laptop saat Sidang Pleno II Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO) di Aula Limas, Distrik 10 (2/8).

Presidium Sidang, Yusuf Abdullah menyatakan bahwa sidang kali ini, panitia menyediakan laptop untuk setiap komisi sepanjang terlaksananya sidang. Disisi lain, panitia tidak menyediakan kertas kosong untuk catatan tiap komisi seperti sidang-sidang sebelumnya.

“Pertama, pemberkasannya sulit. Kadang setelah sidang kertasnya hilang, nggak terkumpulkan, kebawa pulang, ada yang terbuang, kertas notula tadi. Akhirnya, berkas-berkas dokumentasi sidang tahun-tahun lalu nggak lengkap,” jelas Muadz Nasith Ridha, Ketua Panitia Pelaksana Sidang RAPBO PPMI.

“Kedua, pemborosan kertas juga anggaran dsb. Akhirnya tahun ini kita sediakan laptop untuk setiap meja komisi. Supaya semua anggaran yang dirubah dan notula setiap komisi bisa langsung di save di laptop tersebut. Jadi, kita mengumpulkan data dan hasil setiap komisi itu mudah karena sudah tersusun rapi di laptop,” tambahnya.

Penggunaan laptop masih dalam tahap percobaan. Apabila sistem ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka akan dilanjutkan untuk sidang-sidang berikutnya. Namun, apabila tidak, maka panitia akan mencoba inovasi baru lainnya.

“Lebih hemat anggaran dan lebih efisien. Dulu saya yang entry data, ketika memasukkan data dari kertas ke file itu cukup membutuhkan waktu lama dan butuh ketelitian. Kekurangan menggunakan laptop ada pada saat memasukkan data, terutama di Excel ada beberapa yang tidak sinkron rumusnya yang berakibat salahnya hasil akhir,” ungkap Zaenal Mustofa, Sekjen MPA periode 2018/2019.

“Lebih memudahkan teman-teman, kita langsung ada fasilitas untuk mengedit. Minusnya sih nggak ada,” ujar Furna Hubbatalillah Ketua Wihdah PPMI 2019/2020.

Sidang yang dihadiri oleh organisasi dibawah BPA ini usai pukul 22.00 CLT.

Reporter: Prima Rahmadi
Editor: Zaenal Mustofa