Banyak momen ‘menentukan’ dalam hidup datang dari pembicaraan penting (karena ini menciptakan perubahan sikap dan perilaku yang signifikan). Buku ini berfokus pada teknik bagaimana mengadakan pembicaraan seperti itu di ruang positif ketika dikelilingi oleh emosi yang sangat kuat. Temuan ini didasarkan pada penelitian 25 tahun dengan 20.000 orang yang dilakukan oleh Kerry Patterson, Joseph Grenny, Ron McMillan, dan Al Switzler yang ditulis di buku Crucial Conversations Tools for Talking When Stakes Are High.

Pada bagian pertama buku ini mereka membahas tentang pengertian dari pembicaraan penting (crucial conversations) dan siapa yang peduli terhadap hal ini. Menurut mereka, pembicaraan penting bukan hanya yang biasa dibahas oleh presiden, perdana menteri, hingga pejabat-pejabat penting negara lainnya. Ia tidak hanya berisi tentang diskusi ataupun perdebatan yang membahas hal-hal besar yang akan menentukan masa depan suatu negara.

Pembicaraan penting ialah seluruh pembicaraan yang dilakukan oleh semua orang satu sama lain, yang akan memengaruhi kehidupan seseorang. Ada tiga faktor yang mempengaruhi definisi pembicaraan penting; opini yang berlawanan, taruhan yang tinggi, dan emosi yang kuat.

pixabay

Jika ketiga faktor diatas mampu ditangani dengan baik, maka ia akan menciptakan sebuah terobosan. Misalnya, jika seorang karyawan memiliki opini yang berbeda dengan bosnya  mengenai haluan sebuah perusahaan, kemudian ia mampu menyampaikan opini tersebut dengan tepat, maka hal itu bisa saja menjadi sebuah terobosan yang akan memajukan perusahaan tersebut. Sebaliknya, jika ia ditangani dengan buruk, hal itu akan menyebabkan kerusakan. Seluruh hubungan dapat bergantung pada bagaimana hal ini ditangani.

Kenyataannya, banyak orang yang tidak mengatasinya dengan baik atau tidak sama sekali. Mereka hidup dalam keadaan yang kurang optimal atau berharap situasi akan teratasi dengan sendirinya.

Bagian kedua buku ini membahas tentang pentingnya sebuah dialog agar kita bisa menguasai sebuah pembicaraan yang krusial (penting). Saat sebuah pembicaraan memiliki resiko yang besar dan penuh dengan emosi, maka seseorang dengan kemampuan berdialog yang baik akan mencari cara agar semua informasi yang relevan harus tersampaikan.

Inti dari sebuah percakapan yang berhasil adalah adanya penyampaian informasi relevan yang mengalir tanpa batas. Setiap orang bebas menyampaikan pandangannya terhadap suatu permasalahan, walaupun hal itu sangat beresiko tinggi. Cara tepat yang dapat dilakukan adalah dengan berdialog.

Dalam konsep dialog, setiap orang yang tergabung dalam pembicaraan tersebut memiliki opini, teori, serta pengalaman mengenai topik yang akan dibahas. Pandangan setiap orang tersebut kemudian disampaikan satu per satu berdasarkan pemahaman yang mereka miliki.

Kombinasi unik yang terdiri dari beragam pemikiran ini akan memperluas pemahaman kita yang masih sangat sempit dan akan berpengaruh pada apa yang akan kita lakukan setelahnya.

Seseorang yang telah terlatih dalam berdialog akan mengajak semua orang yang hadir dalam dialog tersebut untuk menyampaikan pendapatnya. Jika pada akhirnya tidak ada satu pendapat pun yang disetujui, setidaknya ia akan meyakinkan semua orang bahwa mereka telah berhasil menyampaikan pandangan yang mereka miliki.

Semakin banyak pendapat yang disampaikan, maka informasi yang didapatkan akan semakin relevan dan keputusan yang diambil menjadi lebih tepat. Sedangkan, jika pendapat yang disampaikan sedikit dan setiap orang tidak ingin mendengarkan pendapat yang lainnya, seseorang yang pintar sekalipun bisa saja melakukan serangkaian hal yang bodoh. Menyampaikan ide dan pendapat berarti melahirkan sinergi.

Dalam berbagai kesempatan, seringkali kita berargumentasi, memulai perdebatan, kabur dari permasalahan, hingga salah dalam menentukan pilihan. Hal ini terjadi karena kita tidak tahu bagaimana cara untuk menyampaikan pemahaman.

Saat beragam tantangan muncul dalam sebuah pembicaraan, mulai dari opini yang berlawanan, taruhan yang tinggi, hingga emosi yang kuat, kita seringkali dihadapkan pada situasi yang sangat buruk.

Saat kita ingin memperbaiki situasi tersebut, maka kita harus mencari cara untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terdapat pada pemahaman serta ide-ide kita yang begitu sensitif bahkan menuai kontroversi, kemudian membagi pemahaman tersebut kepada orang lain.

Kita harus bisa mengembangkan berbagai macam cara agar diskusi yang kita lakukan tepat dan dapat menjadi sarana dalam berbagi pemahaman. Percayalah, saat kita melakukan hal tersebut, maka hidup kita akan berubah.

oleh: Dinda Syifa Firdaus
editor: Hammad Rosyadi